Sejumlah Negara Kecam Penangkapan Presiden Venezuela oleh Trump

By 2 minggu lalu 3 menit membaca

naraga.idBerbagai negara menyampaikan kecaman terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, yang terjadi pekan lalu. Aksi tersebut memicu reaksi keras dari komunitas internasional.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump mengklaim bahwa Maduro dan istrinya berhasil diamankan dalam sebuah operasi gabungan bersama aparat penegak hukum Amerika Serikat, lalu diterbangkan ke luar Venezuela. Operasi militer AS di Caracas pada Sabtu (3/1) itu dinilai sebagai eskalasi serius yang memicu kekhawatiran luas di kalangan masyarakat Venezuela.

Pemerintah Venezuela secara tegas menolak dan mengecam tindakan tersebut di forum internasional, dengan menegaskan bahwa operasi militer dan penangkapan itu merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya.

Berikut sejumlah negara yang menyatakan penolakan terhadap tindakan Amerika Serikat tersebut:

Rusia
Mengutip laporan Al Jazeera, Rusia menyatakan keprihatinan mendalam dan mengutuk keras agresi bersenjata yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Venezuela. Kementerian Luar Negeri Rusia menekankan pentingnya mencegah peningkatan konflik lebih lanjut dan menyerukan penyelesaian melalui jalur dialog.

Rusia juga menyatakan solidaritasnya kepada rakyat Venezuela serta mendukung kepemimpinan negara tersebut dalam menjaga kepentingan nasional dan kedaulatan. Moskow menilai penangkapan Maduro dan istrinya sebagai tindakan yang tidak dapat diterima terhadap sebuah negara berdaulat.

China
Pemerintah China menyebut penangkapan Presiden Maduro sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional. Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri China mendesak Amerika Serikat segera membebaskan Maduro dan Cilia Flores serta menjamin keselamatan mereka.

Beijing juga meminta Washington menghentikan upaya menjatuhkan pemerintahan Venezuela dan menghormati prinsip hukum internasional.

Korea Utara
Korea Utara menyampaikan kecaman keras terhadap penahanan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat. Pyongyang menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius atas kedaulatan negara.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui kantor berita KCNA, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara menuduh Amerika Serikat bertindak secara brutal dan menunjukkan watak hegemoniknya. Mereka menyebut peristiwa ini memperkuat tuduhan lama bahwa Washington berupaya menggulingkan pemerintahan negara lain.

Iran
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melalui unggahan di media sosial X, menyatakan bahwa bangsa yang menyadari adanya upaya pemaksaan dari musuh harus berdiri teguh melawannya. Ia menegaskan bahwa perlawanan dengan dukungan rakyat dan keyakinan akan membawa kekuatan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran secara terpisah mengutuk keras serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela, yang dinilai sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah negara tersebut.

Brasil
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva turut mengecam serangan militer Amerika Serikat serta penangkapan Presiden Maduro. Menurut Lula, tindakan tersebut telah melampaui batas yang dapat diterima dalam hubungan internasional.

Dalam pernyataannya di media sosial X, Lula menegaskan bahwa serangan terhadap negara lain yang melanggar hukum internasional berisiko membawa dunia menuju kekerasan, kekacauan, dan ketidakstabilan global. Ia juga mengingatkan bahwa tindakan tersebut mengingatkan pada sejarah kelam intervensi asing di Amerika Latin dan mengancam perdamaian kawasan.

Lula menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa mengambil sikap tegas dalam merespons peristiwa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Sejumlah Negara Kecam Penangkapan Presiden Venezuela oleh Trump - Ruang Wawasan Cerdas | naraga.id
Menu
Cari
Bagikan
Lainnya
0%